Kamis, 20 November 2014

Hello Everyone



Hello everyone. Let me introduce myself in a short time. I am Mulyadi Av and you can call me Mulya or Yadi. I was born in Klaten, Central Java. I’m thirty-five years old right now. I moved from Klaten to Depok city because I like it. Here, I live at Jl. Sawangan Road, Depok. My house actually is not far from Depok Trade Center and you are only to ride for about 100 m to the south.

I have a nice hobby and that is writing and blogging. I am public servant in Directorate of State Asset Management. I have a nice blog that provide information of state assets, auction, legal opinion, and many more. You can visit the mulyadiav.blogspot.com to see my articles.

In my house, I live with my wife named Elie. She works as writer. She speaks more fluently English. My father had died since 1998. My mother lives in Village. I love them very much and I’m actually three brothers. My first brother is 45 years old named Kuadi and now he has been a farmer.  Next to my second brother who has been 42 years old named Ngadirin and he is working at Private Company especially as laborer. I think, I will not tell more about my brothers because it consumes time too much.

That’s all and I would say thank to your attention. Hello everyone, nice to see you.

Belajar Bahasa Inggris



Saya belajar bahasa inggris dari SD sampai Kuliah tapi saya merasa kok tidak pintar-pintar. Waktu SD saya diminta guru untuk menghafal kata dari kamus.  Pada saat SMP saya mengerjakan soal-soal dari buku teks. Pas SMA guru mengerjakan persiapan soal-soal akademis.

Berarti ada yang salah dalam belajar bahasa inggris. Pada saat saya mau bicara bahasa inggris ada perasaan bagaimana kalau salah. Padahal saya tahu bahwa inti dari berbahasa adalah orang yang kita ajak bicara mengerti apa yang kita bicarakan. Salah grammar tak apa-apa.

Bandingkan dengan temen saya yang tiap hari mendengarkan lagu-lagu bahasa inggris. Kalau ia ngomong cas,cis, cus. Ada lagi yang temen yang kerjanya jadi di lokasi pariwisata. Ia sekarang mahir sekali bahasa inggrisnya. Padahal di sekolah nilai bahasa inggris kurang bagus.

Saya juga membaca berita, kalau bu Susi yang tak lulus SMA sangat fasih berbahasa inggris. Ia bisa begitu karena ia bersuamikan orang bule. Tukang taksi yang lulusan SD dapat berbahasa inggris karena pelanggannya kebanyakan dari orang-orang bule.

Trus, saya berpikir. Kalau begitu saya harus mendapatkan orang bule. Saya harus mencari di tempat-tempat orang bule nongkrong. Atas saran teman, di jalan jaksa ada bule. Saya mencoba ke sana, tapi ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Rata-rata orangnya lagi tidak mau diganggu.

Saya coba belajar bahasa inggris dengan berteman lewat facebook. Untuk komunikasi melalui tulisan sih lumayan ok . Tapi untuk ngomong masih takut-takut.

Selain belajar bahasa inggris, saya juga belajar TOEFL. Saya diajari trik-trik bagaimana mengerjakan test. Listening test ini yang membuat nilai saya kurang. Mungkin karena saya jarang mendengarkan orang berbahasa inggris kali ya. Untuk structure test, bisalah tapi waktu juga kurang. Reading test isinya kebanyakan bahasa jurnal dan ilmiah.

Mulai saat ini saya belajar dari apa saja. Belajar dari lagu, koran, teman, orang asing, you tube dan lain sebagainya. Saya juga berlajar bahasa inggris di belajaringgris.net. Yang penting belajar, belajar, belajar.

Rabu, 05 November 2014

AT FIRST



At first I was born lonely
I had nothing
Then, given cloth, food, and water

I do life circle
It is not long time

In the world is only temporary
Full exam
I will prepare for hereafter